Minggu, 04 Agustus 2013

pacaran

"Bukan Cinta Yang Sejati"

5 Agustus 2013 pukul 5:33
Ibnul Qayyim dalam bukunya
“Taman Orang yang Jatuh Cinta”
atau dalam kitab arabnya
disebut dengan “Roudhotul
Muhibbin” menerangkan tentang
akibat dari hubungan intim yang tidak halal seperti yang kita
saksikan saat ini di tengah-
tengah muda-mudi yang memadu
kasih lewat pacaran. Bahkan sex
before marriage jadi hal yang
lazim bagi orang yang ingin membuktikan cinta pada
kekasihnya. Padahal hubungan
seperti ini sebenarnya bukan
cinta sejati dan termasuk dosa
besar yang dimurkai Allah. Ibnu Qayyim Al Jauziyah
rahimahullah berkata, “Sejatinya hubungan intim (jima’
atau bersetubuh) yang tidak
halal malah bisa merusak rasa
cinta. Bahkan rasa cinta
tersebut bisa berakhir benci dan
permusuhan. Inilah yang telah kita saksikan dalam kenyataan.
Setiap cinta yang tidak didasari
cinta karena Allah maka akan
berakhir dengan kebencian. Ini
jika cinta yang tidak didasari
atas takwa bagaimanakan lagi jika dilakukan dengan menerjang
dosa besar (seperti zina)?! Allah
Ta’ala berfirman, ٌّﻭُﺪَﻋ ٍﺾْﻌَﺒِﻟ ْﻢُﻬُﻀْﻌَﺑ ٍﺬِﺌَﻣْﻮَﻳ ُﺀﺎَّﻠِﺧَﺄْﻟﺍ َﻦﻴِﻘَّﺘُﻤْﻟﺍ ﺎَّﻟِﺇ “Persaudaraan pada hari ini (hari
kiamat) saling bermusuhan
kecuali orang-orang
bertakwa” (QS. Az Zukhruf: 67). Adapun hubungan intim yang
halal malah itu menambah cinta.
Jika keinginan orang yang
mencinta telah dicapai, ia lantas
merasakan nikmatnya dan
lezatnya, sehingga rasa cinta pun bertambah. (Roudhotul
Muhibbin, cet Dar Ibnu Katsir, hal.
127-128). Ayat yang dibawakan oleh Ibnul
Qayyim di atas menunjukkan
bahwa khullah, persaudaraan
yang tulus atau ikatan cinta
yang tulus bisa langgeng hingga
akhirat asal didasari cinta karena Allah. Sedangkan seks di
luar nikah bukanlah atas dasar
cinta karena Allah, namun cinta
yang didasari nafsu belaka.
Sehingga mengapa mesti
membuktikan cinta lewat jalan yang Allah haramkan? Perlu
diketahui -wahai para remaja-,
cinta yang diridhoi Allah adalah
cinta lewat jalur yang sah, yaitu
pernikahan, bukan lewat
pacaran. So … say no for girl friends.

Jumat, 12 Juli 2013

Taubatku TAUBATAN NASUHA

Bismillahir-Rah­maanir-Rahim ... Wahai manusia yang durhaka dan senantiasa bergelimang dengan maksiat dan dosa, tidakkah kedahsyatan jahannam menggetarkan hatimu? Allah menyediakan bagi hamba-hamba-Nya yang ingkar lagi sombong.

Ingatlah tatkala jahannam ditarik dengan 70.000 tali kekang
dan setiap tali ditarik oleh 70.000 malaikat, saat itu orang-orang kafir dalam kehinaan, mereka berharap seandainya dapat menebus semua itu dengan emas sebesar dunia.

Sungguh besar kehinaan dan kecelakaan para penghuninya. Sungai neraka adalah darah dan nanah busuk yang menggelega minumannya adalah air yg mendidih, naungannya adalah awan hitam yang panas, anginnya adalah samum yang membawa hawa panas, makanannya adalah zaqqum yang jika setetesnya jatuh ke bumi, niscaya hancurlah dunia dan seisinya.

Bahan bakarnya adalah manusia dan batu api, panasnya membakar kulit hingga ke ulu hati, pakaiannya adalah baju ter yang membakar, kedalamannya sejauh batu yang diluncurkan selama 70 tahun.

Suara neraka akan meraung geram kepada penghuninya. Mereka akan dibelenggu dengan rantai besi membara dan dipukul dengan palu godam, yang jika mengenai sebuah gunung niscaya gunung tesebut akan menjadi abu, wajah-wajah mereka diseret di atas bara api sedang tangan mereka terikat.

Duhai .. kecelakaan apalagi yang pedih besar dari itu semua. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam . Aamiin ..

LOKASI NERAKA ...

Jika surga terletak di langit ke tujuh, maka sebagian salaf berkata neraka terletak di dasar bumi yang ke tujuh (begitu pendapat Ibnu Mas’ud dan lainnya). Namun para jumhur tawaqquf (berdiam diri) dalam masalah ini, dan inilah pendapat yang dipilih oleh As-Suyuthi dan Waliyullah Ad-Dahlawi.

PEMANDANGAN LAIN DI JAHANNAM ...

1 .. Di Jahannam terdapat sebuah gunung api Shu’uda yang Allah memerintahkan orang kafir (Al-Walid bin Mughirah) untuk mendakinya. (Lihat QS. Al-Muddatstsir: 17).

Menurut riwayat Imam Ahmad, setiap kali dia meletakkan tangannya di atas gunung tersebut, maka tangannya langsung meleleh. Dan ketika diangkat kembali seperti semula. Dia akan menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya, dan menuruninya selama 70 tahun juga.

2 .. Di Jahannam juga terdapat lembah Al-Ghayy, yaitu lembah di dasar Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni neraka. Lembah ini disediakan Allah kepada mereka yang meremehkan shalat dan mengikuti syahwatnya. (Lihat QS. Maryam: 59).

3 .. Juga lembah Atsam yang berisi ular dan kalajengking, adzab didalamnya berlipat-lipat. Lembah ini diperuntukkan bagi mereka yang berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa tanpa hak. (Lihat QS.Al-Furqan: 68).

4 .. Ada juga lembah Maubiqa yang berisi nanah di dalam neraka Jahannam. Allah menyiapkannya untuk para penyembah berhala. (Lihat QS. Al-Kahfi:51-52).

5 .. Ada juga sebuah rumah bernama Al-Falaq, Ibnu Rajab mengatakan jika pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena tidak mampu menahan panasnya. Wallahu a’lam.

6 .. Di Jahannam juga terdapat penjara Bulas dimana orang-orang yang menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk manusia, mereka diselimuti dengan kobaran api dan terbenam dalam keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka. (HR. Ahmad,hasan).

7 .. Belenggu Jahannam. Di dalam Jahannam ada tiga belenggu; Al-Aghlal, yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang dileher penduduk neraka. (QS. Saba: 33), Al-Ashfad, yaitu tali api yang sangat kuat sehingga membuat seseorang tak berdaya. (QS. Ibrahim: 49) dan As-Salasil, yaitu rantai besi yang panjangnya 70 hasta. (QS. Al-Haqqah: 32).

8 .. Cambuk Jahannam. Allah berfirman: “Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21). PARA

PENJAGA NERAKA ...

Allah menggambarkan tentang karakter malaikat penjaga neraka, mereka adalah makhluk yang sangat keras dan kasar.

Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjaka apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6).

MAKANAN DAN MINUMAN DI NERAKA ...

1 .. Pohon Zaqqum, mayangnya seperti kepala syetan, tumbuh di bawah dasar neraka Jahim, setiap yang memakannya, maka ususnya akan terburai. (QS.Ash-Shaffat: 62-68).

2 .. Pohon Dhari, yaitu pohon duri yang sangat keras, tidak dapat menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar, karena ia menyumbat tenggorokan, tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut, demikianmenurut Ibnu Abbas. (QS. Al-Ghasiyah: 6).

3 .. Ghislin, yaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk neraka. (QS. Al-Haqqah: 35-37).

4 .. Al-Hamim, yaitu air yang sangat panas yang akan disuguhkan dengan besi panas yang ujungnya dibengkokkan. (QS. An-Naba’: 24-25).

5 .. Al-Ghassaq, air yang sangat dingin. Menurut Ibnu Umar ia adalah nanah kental yang jika setetesnya ditumpahkan di barat bumi, niscaya penduduk timur akan mencium baunya yang sangat busuk.

6 .. Ash-Shadid, (QS. Ibrahim: 16), yaitu air nanah bercampur darah. Ibnu Rajab berkata, air shadid akan membuat wajah mereka hangus, sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambutnya mengelupas.

PINTU-PINTU NERAKA ...

Jahannam memiliki 7 pintu yang tiap-tiap pintu telah ditetapkan golongan yang akan memasukinya.

Allah berfirman: “Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” (QS. Al-Hijr: 43-44).

Ibnu Juraij berkata tentang ayat tersebut: “Yang pertama adalah Jahannam, kemudian neraka Ladza, neraka Huthamah,neraka Sa’ir, neraka Saqar, Jahim dan Hawiyah”.

Pintu-pintu neraka tertutup rapat, sebagaimana firman Allah: “Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka.” (QS. Al-Humazah: ). “Mereka berada di dalam neraka yang ditutup rapat.” (QS. Al-Balad: 20).

Ibnu Rajab berkata: “Pintu-pintu neraka akan selalu tertutup sebelum dimasuki oleh penghuninya nanti pada hari kiamat. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an: “Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya.” (QS. Az-Zumar: 71).

GAUNG KEGERAMAN SUARA NERAKA ..

Orang-orang kafir dapat mendengar raungan suara neraka yang penuh dengan kegeraman dari jarak yang jauh.

Allah berfirman: “Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.” (QS. Al-Furqan: 11).

Juga firman-Nya: “Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah.” (QS. Al-Mulk: 7).

Ka’ab pernah berkata kepada Umar bin Khaththab: “Demi Allah, Neraka Jahannam akan mengeluarkan gaung suaranya. Tidak ada satu malaikat yang dekat kepada Allah atau makhluk yang lain kecuali akan terjatuh di atas kedua lututnya sambil berkata: “Ya Allah, pada hari ini hendaklah manusia mengurus dirinya sendiri-sendiri.”

KADAR HAWA DAN PANAS NERAKA ..

Rasulullah saw. bersabda: “Api kalian yang ada sekarang ini yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam. (HR. Bukhari danMuslim).

Ibnu Rajab menukil pendapat Ka’ab kepada Umar bin Khaththab:

“Seandainya neraka Jahannam dibuka seukuran hidung lembu di bumi sebelah timur, dan ada seseorang di belahan bumi bagian barat, pasti otaknya akan meleleh karena tidak mampu menahan panasnya”.

Di antara penyebab hawa dan panas neraka sedemikian memuncak adalah tidak berfungsinya 3 unsur pendingin dari panas bagi manusia, yaitu air, angin dan naungan untuk berteduh.

Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas),sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang juga panas). (Lihat QS. Al-Waqi’ah: 41-44).

PERMOHONAN PENDUDUK NERAKA KEPADA PENDUDUK SURGA ...

Para penduduk neraka merasa iri dengan apa yang Allah berikan kepada penduduk surga berupa makanan dan minuman yang sangat nikmat, mereka merengek sekiranya di antara penduduk surga ada yang mau memberikan sedikit saja kepada mereka.

Di antara penduduk surga ada yang merasa iba, hingga hampir-hampir memberikannya. Namun Allah mengharamkan manakan dan minuman itu bagi penduduk neraka. (Lihat QS. Al-A’raf:44-50).

BAHAN BAKAR NERAKA ...

Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;” (QS. At-Tahrim:6).

Sebagian mufassir mengatakan bahwa batu tersebut adalah batu korek atau belerang, ada yang mengatakan batu berhala yang dahulu disembah orang musyrik, mereka menjadi bahan bakar neraka sebagai penghinaan atas sesembahan mereka,begitu pula para penyembahnya. (Lihat QS. Al-Anbiya’:98-99).

KONDISI PENGHUNI NERAKA ...

1 .. Wajah mereka cacat dan terbakar. (QS. Al-Mukminun: 104).

2 .. Setiap kulit mereka matang karena terbakar, maka Allah akan mengganti kulit yang baru, begitulah seterusnya. (QS. An-Nisa’: 56).

3 .. Wajah yang hangus menghitam, karena kepala mereka akan disematkan mahkota api.

4 .. Penduduk neraka akan mengeluarkan bau yang sangat busuk dari tubuh mereka.

PAKAIAN DI NERAKA ...

1 .. Pakaian dari Qathiran yang terbuat dari tembaga yang dilebur. (QS.Ibrahim: 49-50).

2 .. Tikar dan selimut api (Mihad dan Ghawasy). (QS. Al-A’raf: 41).

SUMUR DAN JURANG NERAKA ..

Kedalamannya sebagaimana yang digambarkan Rasulullah saw. dalam riwayat Muslim dari Abu Hurairah: “Pada suatu hari kami bersama Nabi saw. Lantas kami mendengar suara benda jatuh, kemudian Rasulullah saw. bersabda: ..

“Tahukah kalian, suara apakah itu?” Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Nabi saw. bersabda: “Itu adalah suara batu yang dikirim dari neraka jahannam sejak 70 tahun yang lalu. Dan sekarang baru sampai ke dasar neraka.”

LUAS JAHANNAM ...

Untuk mengetahui luas dan besarnya jahannam, dapat dibayangkan seandainya jahannam itu memiliki 70.000 tali kekang dan setiap tali kekang dipegang oleh 70.000 malaikat (Shahihul Jami’ 7.878).

Juga dengan mengetahui besarnya tubuh para penghuninya, yang gerahamnya sebesar gunug Uhud, jarak antara kedua pundaknya sama dengan perjalanan 3 hari,tempat duduknya sejauh Makkah dan Madinah, bahkan seandainya seorang penduduk neraka menangis, maka air matanya yang menetes dapat menjadikan sebuah perahu berlayar di atasnya.

BERBAGAI BENTUK SIKSAAN BAGI PENDUDUK NERAKA ...

1 .. Seringan-ringan siksa adalah seseorang yang memakai terompah dari bara api, sehingga menyebabkan otaknya mendidih. (HR. Bukhari danMuslim).

2 .. Kepala mereka akan disiram dengan air panas sehingga melelehkan otak mereka, begitu pula isi perut dan kulit mereka. (QS. Al-Hajj: 19-21).

3 .. Wajah mereka akan diseret di atas bara api, juga dibolak-balik seperti daging bakar. (QS. Al-Ahzab: 66).

4 .. Wajahnya akan dihitamkan seperti tertutup kepingan malam yang gelap gulita. (QS. Yunus: 27).

5 .. Dikepung api dari segala penjuru. (QS. Al-Ankabut: 55 dan Az-Zumar:16)

6 .. Api membakar hati penduduk neraka, sehingga dari hati mereka keluar api.

7 .. Isi perut manusia akan terburai (menimpa kepada Amru bin Luhay, orang yang pertama kali merubah ajaran tauhid nabi Ibrahim menjadi penyembahan terhadap berhala).

8 .. Terjun dari atas neraka, yaitu bagi mereka yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari tempat yang tinggi.

9 .. Tidak pernah mati selamanya. (QS. Ibrahim: 17).

10 .. Siksaannya tidak pernah berhenti. (QS. Al-Mukmin: 49-50).

ULAR DAN KALAJENGKING JAHANNAM ...

Dalam menjelaskan firman Allah: “Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan.” (QS. An-Nahl: 88). Ibnu Mas’ud berkata: “Yaitu kalajengking yang taringnya seperti pohon kurma yang panjang.”

Imam As-Sudi mengatakan bahwa ia adalah ular-ular di dalam neraka. Riwayat tentang ular dan kalajengking di neraka tidak ada yang marfu’ sampai ke Nabi saw, kebanyakan mauquf pada sahabat dan sebagian israiliyat. Wallahu a’lam.

JERITAN, RINTIHAN DAN LOLONGAN PENDUDUK NERAKA ...

Di antara kengerian neraka; penduduknya merintih dan menjerit serta melolong seperti keledai yang meringkik keras, yang demikian itu karena saking pedihnya siksa yang dirasakan. (Lihat QS. Al-Anbiya’: 100, Hud:106 dan Fathir: 37).

Penduduk neraka akan menangis sampai air mata mereka habis, sehingga yang keluar dari matanya adalah darah, ya darah, bukan air lagi! Mereka merintih dan memohon agar dapat dikeluarkan dari siksa neraka,mereka berjanji akan beramal shalih jika dikembalikan di dunia.

Namun harapan mereka adalah harapan kosong dan doa mereka adalah doa yang sia-sia. Malaikat berkata: “Sesungguhnya kalian akan tetap berada di neraka ini.” (QS. Az-Zukhruf: 77).

SIAPAKAH PENDUDUK NERAKA? ...

Dari Al-Qur’an dan Sunnah yang shahih disimpulkan bahwa penduduk neraka adalah orang yang musyrik, kafir, munafik, orang-orang sombong,orang-orang yang tidak mengingkari Thaghut (sesembahan yang disembah selain Allah) dan pemimpin zalim, ...

.. para pezina dan homoseks, peminum khamer (minuman keras), pemakan riba (seperti bunga Bank), uang judi (seperti togel, siji, Asuransi dll) dan harta anak yatim tanpa alasan yang benar, pembunuh orang mukmin tanpa hak, pelaku bunuh diri, orang yang tidak mau berjihad dan tidak mau membantu kaum muslimin yang tertindas dan diperangi, ...

.. orang yang meninggalkan shalat, zakat, dan shaum (puasa), para dayyuts (orang yang membiarkan perbuatan maksiat terjadi di hadapannya) dan orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, dll. Wallahu a’lam. Semoga kita tidak menjadi bagian dari Penduduk Neraka! Aamiin Ya Allah ..

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Kamis, 11 Juli 2013

obat paling mujarab

RAHASIA SURAH AL-FATIHAH

(1) - AL-FATIHAH Baca 14 kali sebelum tidur : Suami dan anak-anak akan mengingati kita selalu

(2) - AL-FATIHAH Baca 41 kali tiup dalam air dan minum serta buat air mandian:Melepas--kan rasa sakit dalaman

(3) - AL-FATIHAH Baca 7 kali dan usap di kepala setiap pagi dan sekali sebelum tidur.Kepada orang berpenyakit mental

(4) - AL-FATIHAH Baca 3 kali tiup dalam segelas air- minum dan baca sambil mengusap kawasan yang rasa sakit.Sakit yang keterlaluan

(5) - AL-FATIHAH Baca 7 kali dan sapu /usap ke atas kepala bayi yang suka menangis pada malam hari atau pada bila-bila masa

(6) - AL-FATIHAH Baca 3 atau 7 kali, gunakan ibu jari dan tekan di langit-langit, (Mulut) kemudian sapu kepada tempat yang sakit ; Luka berdarah, sengat lebah, jari terkepit di pintu

Note : BACALAH DALAM KEADAAN KHUSYUK, TAWAKAL KEPADA ALLAH DAN NIATLAH DENGAN JUJUR, INSYA-ALLAH IANYA MERUPAKAN PENAWAR YANG TERBAIK KEPADA SEMUA

BEKAL IMROH

PANDUAN UMROH PANDUAN UMROH
http://cakratours.com/wp-content/uploads/%D8%B3%D9%8A%D8%B3%D9%8A%D8%B42.bmp
MANASIK UMROH

1.  Ta’rif / Pengertian
Umroh menurut bahasa artinya berkunjung (Ziyaroh), sedangkan menurut syara’ adalah berkunjung ke Baitullah (Ka’bah) untuk melaksanakan ibadah ihram di Miqat, Thowaf, Sa’i dan bercukur.
( اَلْعُمْرَةُ : هِيَ زِيَارَةُ بَيْتِ اللهِ  ِلأَدَاءِ اْلإِحْرَامِ، وَالطَّوَافِ، وَالسَّعْيِ وَالْحَلْقِ أَوِ التَّقْصِيْرِ )
2.   Hukum Umroh 
1.    Umroh yang bersamaan dengan pelaksanaan haji hukumnya wajib
2.    Umroh pertama kali yang tidak bersamaan dengan haji hukumnya wajib (menurut madzhab syafi’I & Ahmad), akan tetapi menurut madzhab Maliki dan Hanafi hukumnya sunnah.
3.    Adapun Umroh dua kali atau lebih hukumnya sunnah
4.    Sedangkan umroh karena nadzar hukumnya wajib.
3. Fadhilah / keutamaan umroh 
a. Umroh bisa melebur dosa. Rasulullah SAW bersabda :
“Umroh yang satu ke umroh yang lain (pahalanya) sebagai penghapus dosa antara keduanya, dan haji mabrur tiada balasan baginya melainkan surga” (HR. Muttafaq Alaih)
b.  Dilipatgandakannya kebaikan
Sholat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama seribu kali dibanding sholat dimasjid lainnya kecuali masjidil haram. Dan sholat di masjidil Haram lebih utama seratus ribu kali dibanding sholat dimasjid lainnya (HR. Ahmad)
c. Jamaah Umroh & Haji adalah Tamu Allah, jika mereka  mohon ampun akan diampuni dosanya dan jika berdoa akan dikabulkan
d. Umroh dibulan Ramadhan  (pahalanya) sebanding  dengan (pahala) Haji atau Haji besama Rasulullah
4.  Rukun Umroh
Adalah Amalan yang harus/wajib dikerjakan, dan apabila ditinggalkan maka Umrohnya tidak sah, dan tidak bisa diganti atau ditebus dengan cara membayar dam, puasa, fidyah atau diwakilkan.
Adapun rukun-rukun umroh adalah sbb :
1.    Ihrom/Niat Umroh إِحْرَامٌ (نِيَّة) )
2.    Thowaf طَوَافٌ )
3.    Sa’i  (اَلسَّعْيُ  )
4.    Bercukur اَلْحَلْقُ أَوِ التَّقْصِيْرُ )
5. Wajib Umroh
Adalah amalan yang harus dilaksanakan dan apabila tidak dilaksanakan / tertinggal dapat diganti dengan dam dan Umrohnya sah.
Adapun wajib Umroh adalah :
   Niat Ihram di Miqat (Batas tempat yang ditentukan pada saat mulai  niat)
6.   Sunnah Umroh
Sunnah adalah suatu amalan yang apabila di kerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak mempengaruhi sahnya haji atau Umroh, dan tidak diharuskan membayar dam/denda. Yang termasuk sunnah Umroh adalah :
1.    Mandi Ihram
2.    Berpakaian warna putih
3.    Shalat sunnah sebelum ihram
4.    Memakai wewangian sebelum niat Ihram
5.    Membaca Talbiyah
6.    Shalat Sunnah Thowaf
7.   Kaifiyah / Tata Cara Umroh
Sebelum melaksanakan ibadah umroh, ada beberapa  sunnah yang perlu dilakukan, yaitu ;
·         Nadlofah (Bersih) : Memotong kuku, mencukur kumis & bulu-bulu yang lain, dan merapikan rambut .
·         Ightisal  (Mandi) Dianjurkan Mandi besar, yakni dengan membasahi semua tubuh
·         Tathoyyub (Memakai wewangian dibadan) bagi laki- laki
·         Memakai pakaian ihram
·         Shalat Sunnah Ihram 2 (dua) rakaat.
Adapun tata cara & urutan pelaksanaan ibadah umroh adalah sebagai berikut :
1.    1.       Niat Ihram di miqat
Adapun miqat / batas tempat mulai membaca niat telah diwajibkan oleh Rasulullah r diantaranya :
1.    Dzul Hulaifah (Miqot penduduk Madinah, saat ini disebut Abyar Ali)
2.    Al-Juhfah (Miqot penduduk Syam, saat ini disebut Rabigh)
3.    Qornul Manazil (Miqot penduduk Najd, sekarang dinamakan as-Sailul kabir)
4.    Yalamlam (Miqot penduduk Yaman)
5.    Dzatu Irqin (Miqot penduduk Iraq)
 
Lafadz niat umroh :
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً                          
  Labbaikalloohumma Umrotan
Setelah membaca niat, langsung disambung dengan membaca Talbillah :
Labbaik Allohumma labbaiik, labbaiika laa syariika laka labbaiik, innal hamda wan-ni’mata laka wal mulka laa syariikalak.
“Aku datang memenuhi panggilan-Mu Ya Q aku datang memenuhi Panggilan-Mu,  aku datang memenuhi panggilan-Mu yang tidak ada sekutu bagi-Mu aku datang memenuhi panggilan-Mu, sesungguhnya segala puji, ni’mat dan segenap kekuasan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu”
Setelah membaca niat ihram, maka berlakulah larangan-larangan ihram sampai dengan Tahallul.
Selama perjalanan jamaah dianjurkan membaca talbiyah terus menerus, bagi laki-laki dianjurkan membaca dengan suara keras, sedangkan bagi wanita cukup membaca lirih/pelan tanpa mengeraskan suaranya, demikianlah yang dianjurkan oleh Rasulullah r.
Jamaah berhenti membaca talbiyah pada saat ia melihat ka’bah.

Beberapa larangan Ihram:
Larangan Bagi laki-laki :
1.    ­   Memakai pakaian biasa (kaos, kemeja atau celana baik dalam/luar),
2.    ­   Memakai sepatu yang menutup mata kaki (adapun kalau tidak ada alas kaki selain sepatu, maka diperbolehkan memakai sepatu)
3.    ­   Menutupi kepala (seperti topi, kopyah dan sorban).

Larangan Bagi wanita :
1.         Memakai sarung tangan
2.         Menutup muka (memakai cadar  atau masker)

 Larangan Bagi laki-laki dan wanita :
1.     Memakai wangi-wangian dibadan atau pakaian (kecuali yang sudah dipakai sebelum niat Ihram)
2.    Memotong kuku dan mencukur/mencabut rambut badan.
3.    Berburu binatang, baik membunuh maupun menyakitinya.
4.    Nikah, menikahkan atau meminang wanita untuk dinikahi.
5.    Bercumbu atau menggauli istri.
6.    Memotong atau mencabut pepohonan hijau ditanah haram.
7.    Memungut barang temuan kecuali untuk diumumkan.

1.    2.       Thowaf / mengelilingi ka’bah 7 kali
Syarat-syarat Thowaf :
   Wajib menutup aurat
   Suci dari hadats kecil dan hadats besar (Apabila batal wudlu maka wajib wudlu kembali, kemudian melanjutkan putaran yang ditinggalkannya tanpa harus mulai dari awal)
   Thowaf  7 (tujuh) kali putaran dengan sempurna.
   Memulai Thowaf dan mengakhirinya di tempat yang lurus dengan Hajar Aswad.
   Thowaf dengan menjadikan Ka’bah berada di sebelah kirinya
   Dilakukan di luar Ka’bah (Jangan sampai anggota badan masuk ke dalam lingkaran Ka’bah termasuk Hijr Ismail dan Syadzarwan/Pondasi Ka’bah)

Sunnah-sunnah Thowaf
1.    Bagi laki-laki berjalan tanpa alas kaki kecuali karena udzur syar’i.
2.    Mencium Hajar Aswad dengan syarat tidak mengganggu/mendzalimi orang lain atau dirinya terdzalimi oleh orang lain akibat berdesakan.
3.    Mengusap rukun yamani dengan tangan kanan.
4.    Memperbanyak do’a dan dzikir.
5.    Roml (lari-lari kecil) pada tiga putaran pertama dalam Thowaf Qudum ( khusus bagi laki-laki )
6.    Disunnahkan Idhthiba’ (kain ihram diselempangkan dengan lengan bagian kanan terbuka).
7.    Lebih mendekat dengan Ka’bah + 3 (tiga) langkah, tapi jangan sampai menyentuh Ka’bah atau masuk ke dalam Hijr Ismail dan Syadzarwan.
8.    Muwalah, yakni melakukan Thowaf tanpa berhenti hingga selesai tujuh putaran.
9.    Selesai Thowaf, disunnahkan Shalat Sunnah di belakang Maqam Ibrahim.

Yang makruh ketika Thowaf :
1.     Meletakkan tangan di belakang/di punggung belakang.
2.    Meletakkan tangan di mulut kecuali dalam keadaan menguap.
3.    Menggnggam kedua tangan (seperti cara ibadah non Islam).
4.    Makan dan minum, apalagi sambil tertawa.
5.    Menahan kencing, buang air besar dan kentut.




Tata Cara Thowaf :
   Berdiri menghadap lurus ke arah Hajar Aswad, kemudian melakukan Istilam (mengusap ka’bah), atau Isyarat dengan tangan kanan, dengan mengucapkan :


 بِسْمِ اللهِ اَلله أَكْبَرُ                          
Bismillahi Allahu Akbar
   Dalam Thowaf jangan sampai anggota badan masuk dalam lingkaran Ka’bah, termasukHijr Ismail dan Syadzarwan (pondasi Ka’bah). Apabila pada saat Thowaf kemudian tangan atau badan menyentuh Ka’bah atau di atas Hijr Ismail, maka Thowaf tersebut tidak sah, karena ada beberapa anggota tubuh yang tidak Thowaf.
   Sesampainya di rukun yamani hendaklah mengusapnya dengan tangan kanan / Istilam(jika mampu), tapi kalau tidak mampu karena padat/banyak orang maka dilewati saja tanpa memberi isyarat tangan.
   Selanjutnya dari rukun yamani ke hajar aswad berdo’a :

رَبَّنَا آتِنَا فِـي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Robbana atinaa fiddunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qiina adzaabannaar”
   Setelah sampai di Hajar Aswad, melakukan isyarat lagi ke Hajar Aswad sambil membaca Takbir :
اَلله أَكْبَرُ
Allahu Akbar
   Demikian seterusnya hingga 7 (tujuh) kali putaran, dan diakhiri Thowaf  di tempat lurus kepada Hajar Aswad sebagaimana memulai Thowaf dengan sedikit lebih maju ke arah pintu Ka’bah.
1.    3.    Sa’I
Syarat-syarat Sa’i :
·         Harus dilakukan setelah Thowaf yang sah.
·         Dimulai dari bukit Shofa dan berakhir di bukit Marwah.
·         Dilakukan di Mas’a (tempat Sa’i).
·         Dilaksanakan selama 7 (tujuh) kali. Dari Shofa ke Marwah dihitung 1 (satu) kali, dan dari Marwah ke Shofa dihitung 1 (satu) kali.
·         Harus benar-benar mencapai Shofa dan Marwah, walau sekedar menempelkan tumit kaki saja.
o    Melakukan Sa’i dengan berjalan menghadap ke depan/muka, tidak boleh berjalan mundur atau miring.
Sunnah-sunnah Sa’i
1.    Bagi laki-laki berjalan tanpa alas kaki kecuali karena udzur syar’i
2.    Suci dari hadats besar dan kecil. Tidak diwajibkan harus punya wudhu.
3.    Memperbanyak bacaan do’a, atau membaca Al Qur’an, Shalawat dan Dzikir-dzikir.
4.    Bagi laki-laki disunnahkan melakukan Roml (lari-lari) antara dua mail akhdlar(tanda/pilar hijau).
5.    Muwalah, yakni melakukan Sai terus menerus hingga selesai 7  (tujuh) kali, juga disunnahkan muwalah antara Thowaf dan Sa’i.
6.    Khusyu’, tenang, dan tidak bercakap-cakap.
Tata cara Sa’I :
   Setelah selesai Thowaf, kemudian bergerak menuji tempat sa’i melalui pintu (Bab) Shofa, setelah mendekati bukit shofa disunnahkan membaca :

  إِنَّ الصَّفَا وَ الْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ
        Innas-shofa wal marwata min sya’aairillahi
   Dari bukit Shofa dengan mengangkat kedua tangan dan menghadap kiblat sambil membaca dzikir dan berdo’a.
   Turun dari bukit Shofa menuju bukit Marwah sambil membaca dzikir dan berdo’a kepada Allah SWT.
   Diantara dua pilar hijau (lampu hijau) disunnahkan bagi laki-laki untuk berlari-lari, sedang bagi wanita tetap berjalan seperti biasa.
   Sesampai di Marwah, dihitung 1 (satu) kali.

   Kemudian berjalan turun menuju ke bukit Shofa kembali, dan setibanya di bukit Shofa kembali sudah dihitung 2 (dua) kali. Demikian seterusnya sampai berakhir di Marwah.
   Sa’i dilakukan 7 (tujuh) kali, dari Shofa ke Marwah di hitung satu kali, demikian pula dari Marwah ke Shofa. Sa’i dimulai dari bukit Shofa dan berakhir di bukit Marwah.
   Setelah melakukan sa’I tujuh kali maka selesailah sudah pelaksanaan Sa’I, yang kemudian dilanjutkan dengan bercukur atau pemotongan rambut.
4.    Bercukur
Yakni mencukur/memotong rambut kepala. Bercukur bisa dilakukan dengan digundul (Tahliq) dan ini lebih afdhol, dan bisa juga dipendekkan (Taqshir). Untuk wanita, rambut yang dicukur cukup sepanjang ujung jari, dan harus dicukur oleh sesama wanita atau mahram (suami, anak dsb) dan tidak boleh dicukur oleh laki-laki yang bukan mahramnya. Dan bagi jamaah wanita harus berhati-hati karena rambut wanita adalah aurat maka sewaktu memotongnya jangan sampai terbuka dan terlihat orang lain.

Cakra Tours

Jl. Diponegoro No. 39 Surabaya 60341
Tlp. (031) 5663050 (Hunting) Fax. (031) 5663024
Email: cakra_tour@yahoo.co.id
Website: www.cakratours.com